Dinas Kebudayaan DIY akan gelar Pekan Budaya Difabel 2019

Lorem ipsum dolor sit amet,sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, At vero eos et accusam et justo duo dolores et ea rebum. Lorem ipsum dolor sit amet, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. Stet clita kasd gubergren, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. sed diam voluptua.

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menggelar Pekan Budaya Difabel di Societet Militaire, Taman Budaya Yogyakarta, 16 hingga 20 November 2019.

 

“Pekan Budaya Difabel menjadi titik balik bagi semua pihak untuk bersama membangun potensi diri, support sistem dan infrastruktur yang mendukung lingkungan inklusi,” kata Kabid Pemeliharaan dan Pengembangan Adat, Tradisi, Lembaga Budaya, dan Seni Dishub DIY Yuliana Eni Lestari Rahayu saat jumpa pers di Yogyakarta, Selasa.

 

Ia berharap kesadaran tentang disabilitas akan inklusi sosial dapat memengaruhi kebijakan dalam segala lini kehidupan sehingga terwujud ekosistem inklusi di Yogyakarta.

 

“Terwujud Ekosistem Inklusi Jogja Tanpa batas, tanpa diskriminasi, untuk semua dalam lingkungan inklusif,” kata dia.

 

Pekan Budaya Diffabel, kata Eni, merupakan pengembangan dari kegiatan Jambore Diffabel yang tekah diselenggarakan oleh Disbud DIY sejak 2016.

 

Karena kegiatan itu mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari komunitas difabel dan masyarakat umum, maka, kata dia, kegiatan itu dikembangkan kembali agar memiliki dampak yang lebih luas.

 

Kegiatan Pekan Budaya Difabel meliputi pameran produk hasilnya kerajinan difabel, kuliner, alat bantu difabel, hingga reparasi kursi roda. Selain itu, ada pula pentas inklusi, loka karya parenting, art therapy, hingga kelas isyarat.

 

Sementara, Sekretaris Disbud DIY Erlina Hidayati mengatakn sebagai kawasan persilangan budaya dunia, baik secara geografis, politis, ekonomis, hingga historis, DIY sangat akrab dengan konsep lingkungan inklusi.

 

“Terbuka dalam konsep lingkungan inklusi berarti semua orang yang tinggal, berada dan beraktivitas dalam lingkungan keluarga, sekolah, ataupun masyarakat merasa aman dan nyaman mendapatkan hak dan melaksanakn kewajibannya,” kata dia.

 

Dalam rangkaian Pekan BUdaya DIfabel 2019, juga akan digelar operet inklusi dengan judul “Jalan Menuju Cahaya” di Gedung Concert Hall TYB pada 20 November 2019.

 

Sumber (ANTARAYOGYANEWS.COM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *